Begitu banyak permasalahan yang kita hadapi saat bekerja, dimarahi bos, diprotes anak buah,atau dimusuhi oleh rekan kerja.
Permasalahan-permasalahan tersebut kadang membuat kita patah semangat atau kalau bahasa saya “nglokro”. Apalagi tambah ada masalah dirumah, berantem dengan pasangan, banyak hutang...wah tambah parah “nglokro-nya”. Kalau kita tidak berusaha bangkit, yang terjadi malah semakin parah, kerja tidak konsen, akibatnya makin kacau pekerjaan dan efek terdasyatnya MAKIN DIMARAHI BOS!!!!!!!!!
Itulah kita sekarang, semakin dewasa tapi bukan semakin kuat, malah semakin lemah, mudah putus asa..sepertinya kita perlu me-rewind lagi nih pengalaman masa kecil kita.
Mungkin cerita Jumiyatun berikut dapat menyegarkan ingatan masa lalu kita :
Jumiyatun seorang karyawan di sebuah perusahaan sedang putus asa karena
sering dimarahi oleh atasannya. Lalu Jumiyatun mengirim sms kepada
ibunya :
“Bu, Miya lagi putus asa, Miya dimarahi terus oleh atasan Miya, Miya tidak
becus bekerja. Maaf ya Bu, Miya mau pulang saja, Miya mau keluar saja
dari perusahaan ini”
Ibu Miya
(keren yah panggilannya si Jumiyatun ^_*) langsung membalasnya
melalui email (Ibu Miya canggih kan..bisa email..). Berikut cuplikannya:



